Sharp Luncurkan Pohon Panel Surya di Taman Ismail Marzuki

PT Sharp Electronics Indonesia memperkenalkan terobosan baru, pohon panel surya atau Photovoltaic Tree sebagai sumber energi yang bisa dimanfaatkan untuk hotspot wifi atau mengisi baterai telepon genggam

Untuk pertama Sharp telah memasang pohon panel surya di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Photovoltaic Tree merupakan terobosan dari bagian strategi merek untuk memasarkan panel surya dalam bentuk lebih kecil, untuk membantu masyarakat mendapat energi listrik dengan mudah dan ramah lingkungan.

 

Peresmian Pohon Panel Surya di TIM (Gambar : rri.co.id)

“Photovoltaic Tree memungkinkan pengunjung suatu tempat dengan mudah mendapatkan akses sumber energi listrik dan internet secara cuma-cuma dan ramah lingkungan,” ujar Presdir PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) Fumihiro Irie, pada peluncuran produk tersebut, di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa (20/9).

Lebih lanjut Kepala Seksi Photovoltaic dan Lampu LED dari Departemen Pemasaran SEID, Budi Supomo, Photovoltaic Tree menjelaskan bahwa Taman Ismail Marzuki menjadi tempat pertama SEID menempatkan produk terbarunya tersebut, yang terletak di halaman Teater Kecil. Ia berharap proyek perdana Photovoltaic Tree tersebut mampu memberi kontribusi dalam mengurangi polusi CO2.

“Pohon panel surya itu bisa diaplikasi di mall, daerah wisata, dan lain-lain, untuk mendapatkan energi listrik independen dari matahari,” ujarnya.

Budi juga menjelaskan harga pohon panel surya yang terdiri dari dua panel surya berukuran 1.491 mm x 6.71 mm dengan tebal 44 mm, baterai, inverter, dan alat pengontrol arus 20 amper, mampu menghasilkan energi listrik 260 watt/jam. “Harga Photovoltaic Tree yang berada di TIM tersebut mencapai Rp45 juta per unit, karena sentuhan seni dalam bangunannya. Kedepannya kami berencana mengembangkannya dalam bentuk lebih kecil.”.

Penggunaan energi matahari sebagai sumber listrik memang bukan hal baru, di Indonesia sendiri pemain panel surya luamayan banyak. Namun sayang belum ada satu pun yang dapat memberi garansi lama. Melihat celah kebutuhan tersebut, Photovoltaic (PV) Sharp hadir dengan garansi kinerja terlama hingga 25-35 tahun. Sayangnya, di Indonesia, pemanfaatan energi matahari belum banyak diterapkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Selain harganya yang masih relatif tinggi, pemanfaatan energi ini minim dukungan pemerintah.

 

*Sumber : areamagz.com, penulis : ferry ardiansyah

Posted on September 22, 2011, in Berita Teknologi and tagged . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. Semoga jadi terobosan baru yang bermanfaat..

  2. Amiin..makasih kunjungannya
    btw blognya keren&kreatif ^^
    keep up the good work!

  3. saya sudah melakukan tips poin 2 dan 3 untuk point 1 menyusul , Aerona

  4. Assalamualaikum wr.wb. Saya ingin tanya menurut bapak apakah Fe2TiO5 dapat digunakan sebagai semikonduktor suatu sel surya dan apabila bisa bagaimana resitansi dan efisiensinya? terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: